Core banking · simpan pinjam

Sistem inti simpan pinjam untuk koperasi dan LPD.

Simpanan, pinjaman, kas teller, akuntansi, laporan, portal nasabah, sampai aplikasi kolektor di lapangan — berjalan di satu sistem yang sama, dengan satu sumber angka.

Aktif setelah email diverifikasi · Data terpisah per lembaga
10kelompok modul
122kunci hak akses
1berkas data per lembaga
0rekap ulang di Excel

Dipercaya oleh koperasi & LPD di Bali

Lembaga-lembaga berikut memakai sistem dari keluarga SP (SPKSP & SPLPD) — kini satu sistem: Nusadana.

Yang dikerjakan sistem, bukan petugas

Setiap modul memakai angka yang sama. Yang dicatat kasir adalah yang muncul di jurnal, dan yang muncul di jurnal adalah yang dibaca pengurus.

Simpanan

Tabungan, simpanan wajib/sukarela, tabungan berjangka, tabungan berencana, deposito, dan giro — bunga dihitung sistem.

tbstbjdeposito

Pinjaman

Pengajuan, pencairan, jadwal angsuran, tunggakan, denda, pelunasan, perpanjangan, auto debet, dan jaminan.

pbkrkjaminan

Kas & teller

Kas masuk dan keluar, permintaan teller, tutup kas, potong saldo dengan batas jaminan — satu jalur, tidak ada kas tanpa pasangan.

kasteller

Akuntansi

COA, jurnal otomatis, neraca, laba-rugi, arus kas, cross check, dan tutup buku per periode.

jurnaltutup buku

Laporan & cetak

Laporan kredit, tabungan, kesehatan, realisasi, RAPBK, format dinas LPD, surat administrasi, bukti transaksi, dan PDF A4.

a4pdf

Kanal digital

Aplikasi mobile banking untuk nasabah/anggota — cek saldo, mutasi, transfer, bayar angsuran, QRIS, sampai PPOB. PPOB-nya sudah menempel di aplikasi, tanpa perlu berlangganan layanan PPOB terpisah.

mobile bankingqrisppob

Giro & rekening koran

Kredit rekening koran (plafon, bunga giro, perpanjangan) dan cetak rekening koran per rekening — fitur yang jarang ada di aplikasi simpan pinjam biasa.

krkrcgiro

Yang biasanya dikerjakan di luar sistem

Empat hal ini sering dihitung sebagai pekerjaan tambahan — atau tidak sempat dikerjakan sama sekali.

Giro & kredit rekening koran (RC)

Plafon giro, bunga, perpanjangan, dan cetak rekening koran per nasabah. Kebanyakan aplikasi simpan pinjam berhenti di tabungan dan kredit angsuran.

Mobile banking nasabah, PPOB menyatu

Nasabah memakai aplikasi sendiri: saldo, mutasi, transfer, angsuran, QRIS, dan PPOB. PPOB-nya bagian dari sistem — tidak perlu langganan layanan PPOB pihak lain.

Kolektor bekerja tanpa sinyal

Aplikasi lapangan menyimpan salinan di perangkat dan menyinkronkan kemudian — bukan halaman web yang mati saat jaringan hilang.

Kontrol yang bisa ditunjukkan ke pengawas

Hak akses per jabatan (122 kunci), jejak audit setiap aksi, dan periode yang terkunci setelah tutup buku.

Buku pertanggungjawaban RAT, jadi sendiri

Pakai templat Word lembaga, lalu di akhir tahun buku laporan pertanggungjawaban yang biasanya setebal buku tersusun dari angka sistem — tinggal diunduh, diperiksa, dan dicetak.

Bedanya terasa di akhir bulan

Laporan sudah jadi saat diminta, dan setoran lapangan masuk tanpa diketik ulang.

KebutuhanAplikasi simpan pinjam umumExcel + bukuNusadana
Tabungan, deposito, angsuranAdamanualAda
Giro & kredit rekening koran (RC)jarangtidakAda
Mobile banking untuk nasabah/anggotaadd-on / terpisahtidakAda
PPOB (pulsa, token, tagihan) di dalam sistemlayanan pihak laintidakMenyatu
Kolektor lapangan tanpa sinyaljarangbuku tulisAda
Jurnal & laporan terbentuk otomatissebagianrekap manualAda
Hak akses per jabatan + jejak auditterbatastidak122 kunci izin
Data terpisah per lembaga (subdomain sendiri)umumnya satu basis datatidakSatu berkas per lembaga

Semua modul, satu sistem

Sepuluh kelompok kerja yang biasanya tersebar di beberapa aplikasi dan file Excel.

Keanggotaan & nasabah01

Anggota, kelompok, wilayah, status keanggotaan, dan riwayat hubungan dengan lembaga.

Simpanan & deposito02

Semua jenis simpanan, perhitungan bunga, penarikan dengan batas, dan sertifikat deposito.

Kredit & angsuran03

Analisa, akad, jadwal angsuran, tunggakan, denda, pelunasan, dan perpanjangan.

Giro & rekening koran04

Kredit rekening koran, plafon, bunga giro, perpanjangan, dan cetak RC per rekening.

Jaminan05

Ikat, lepas otomatis saat lunas, dan serah terima jaminan dengan bukti cetak.

Kas & akuntansi06

Kas teller, jurnal, buku besar, neraca, laba-rugi, arus kas, dan cross check.

Aset & penyusutan07

Daftar aktiva, penyusutan terjadwal, dan penjualan aktiva dengan jurnalnya sendiri.

Lapangan08

Aplikasi kolektor dengan salinan lokal, daftar tagihan, dan sinkronisasi.

Kontrol & keamanan09

Hak akses per jabatan, jejak audit, periode terkunci, dan impor data lama.

RAT & RAPBK10

Setup RAT, distribusi SHU, buku pertanggungjawaban RAT ke Word dari templat lembaga, dan rencana anggaran (RAPBK) ke Word.

Mulai tanpa menghentikan pelayanan

Data lama dibawa lebih dulu, pemakaian harian menyusul. Tidak perlu menutup kantor.

LANGKAH 01

Daftar & pilih alamat

Nama lembaga, alamat aplikasi, dan kata sandi admin. Aktif setelah email diverifikasi.

LANGKAH 02

Bawa data lama

Impor saldo simpanan, pinjaman berjalan, dan data pokok — atau mulai dari nol.

LANGKAH 03

Pindahkan pemakaian

Kasir mencatat, kolektor memakai HP di lapangan, pengurus membaca laporan.

Tanya jawab

Nusadana untuk koperasi atau LPD?

Keduanya. Koperasi memakai anggota dan simpanan wajib/sukarela; LPD memakai wilayah, kelompok nasabah, dan laporan sesuai format dinas.

Apakah harus berhenti memakai cara lama sekaligus?

Tidak. Data lama diimpor lebih dulu, lalu bagian yang dipakai harian dipindahkan bertahap.

Kolektor bisa menagih tanpa sinyal?

Bisa. Catatan tersimpan di perangkat dan terkirim saat kembali ada sinyal.

Datanya disimpan di mana?

Di server milik lembaga sendiri, satu berkas data per lembaga, dengan jejak audit.

Biaya dan pemasangan

Biaya mengikuti jumlah petugas dan modul yang dipakai — belum ada harga seragam untuk semua lembaga. Hubungi kami untuk penawaran dan jadwal pemasangan.

Coba dengan data sendiri

Daftar, impor sebagian data, lalu bandingkan laporan sistem ini dengan yang Anda pakai sekarang.

Daftar lembaga